Edufair Kampus Expo SMAN 1 Cireunghas: Membangun Harapan, Wujudkan Impian

 

Onetunejabar.com - Sukabumi - SMAN 1 Cireunghas menyelenggarakan kegiatan Edufair bertajuk “Membangun Harapan, Wujudkan Impian” melalui acara Kampus Expo yang berlangsung pada 13–14 Januari 2025. Kegiatan ini digelar di Aula SMAN 1 Cireunghas dan diikuti oleh ratusan siswa yang antusias menggali informasi seputar dunia pendidikan tinggi dan peluang masa depan.

Kampus Expo ini menjadi wadah strategis bagi peserta didik untuk mengenal berbagai perguruan tinggi, program studi, serta jalur masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta. Beragam institusi pendidikan, lembaga pelatihan, dan mitra pendidikan turut hadir memberikan pemaparan langsung, konsultasi, serta motivasi kepada siswa agar lebih siap menentukan arah studi lanjutan.

Mengusung tema “Membangun Harapan, Wujudkan Impian”, kegiatan Edufair ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri siswa dalam merencanakan masa depan. Melalui interaksi langsung dengan perwakilan kampus dan lembaga pendidikan, siswa mendapatkan gambaran nyata tentang dunia perkuliahan, prospek karier, serta tantangan yang akan dihadapi.

Ernawati S,Pd M,Pd selaku kepala sekolah SMAN 1 Cireunghas

“Memberikan informasi akurat dan komprehensif tentang berbagai pilihan pendidikan pasca-SMA, baik jenjang sarjana di perguruan tinggi negeri/swasta maupun program pelatihan kerja di LPK, sehingga siswa dapat membuat keputusan yang tepat sesuai minat, bakat, dan kondisi ekonomi keluarga.Mempermudah akses siswa untuk bertanya langsung kepada pihak kampus dan LPK terkait prosedur pendaftaran, persyaratan kelulusan, jurusan/ program unggulan, fasilitas yang disediakan, serta prospek karir setelah menyelesaikan pendidikan.Membangun jembatan kerja sama antara SMAN 1 Cireunghas dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dan pelatihan kerja, guna membuka peluang lebih luas seperti kuota penerimaan khusus, beasiswa, program magang, dan lokakarya kompetensi.Meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya melanjutkan pendidikan atau mengikuti pelatihan kejuruan setelah lulus SMA, serta membantu mereka mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi proses seleksi dan tantangan di jenjang selanjutnya.Menghubungkan siswa dengan dunia kerja dan akademisi secara langsung, sehingga mereka dapat memahami kebutuhan kompetensi di industri terkini dan merencanakan jalur karir yang sesuai dengan perkembangan zaman.” Tutur Ernawati S,Pd M,Pd selaku kepala sekolah SMAN 1 Cireunghas

Selain pameran pendidikan, Kampus Expo SMAN 1 Cireunghas juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan pemaparan inspiratif. Kegiatan ini mendorong siswa untuk aktif bertanya, berpikir kritis, dan berani mengeksplorasi potensi diri sejak dini. Suasana acara berlangsung edukatif, interaktif, dan penuh motivasi.

“Untuk tahun ajaran 2026, SMAN 1 Cireunghas menetapkan target sekitar 45-50% dari total siswa kelulusan. Target ini disesuaikan dengan jumlah kelulusan yang berjumlah 150 siswa.Upaya yang dilakukan untuk mencapai target ini meliputi pembinaan intensif untuk ujian masuk perguruan tinggi, bimbingan karir khusus, serta kolaborasi dengan kampus mitra untuk memberikan materi pembelajaran tambahan dan simulasi seleksi.” Tutur Ernawati S,Pd M,Pd selaku kepala sekolah SMAN 1 Cireunghas

Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan Edufair ini merupakan bagian dari komitmen SMAN 1 Cireunghas dalam mendukung kesiapan akademik dan nonakademik peserta didik. Dengan adanya Kampus Expo, sekolah berharap siswa tidak hanya fokus pada kelulusan, tetapi juga memiliki visi yang jelas mengenai langkah pendidikan selanjutnya.

Ismail Fakhrurrozi, S.Pd. selaku Guru BK SMAN 1 Cireunghas.

“Siswa dan siswi sangat antusias dalam mengikuti kegiatan edufair yang di selenggarakan oleh SMAN 1 cireunghas, terbukti siswa dengan semangat mendatangi dan menanyakan kepada setiap kampus dan LPK mengenai program studi, try out, pelatihan bahasa, pekerjaan dan beasiswa dari setiap lembaga. Siswa dan siswi SMAN 1 Cireunghas sangat berpeluang untuk melanjutkan karir ke jenjang yang lebih tinggi, baik itu perguruan tinggi ataupun masuk di berbagai LPK, dengan harapan ketika siswa dan siswi SMAN 1 cireunghas melanjutkan karir dapat menambah pengalaman, wawasan dan motivasi yang baru.” Tutur Ismail Fakhrurrozi, S.Pd. selaku Guru BK SMAN 1 Cireunghas.

Intan Ita Rosita, S.Pd. selaku Wakasek Humas SMAN 1 Cireunghas.

"Kami  sangat bangga bisa menghadirkan bukan hanya perguruan tinggi negeri dan swasta, tetapi juga Lembaga Pelatihan kerja (LPK) dalam kegiatan edufair, Nilai kebanggaan utama kami adalah  Kesinambungan dan kelengkapan informasi yang kami berikan – dengan menghadirkan kedua jenis institusi, siswa bisa mendapatkan gambaran lengkap tentang pilihan setelah lulus: baik melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi  maupun mengikuti pelatihan kerja yang di persiapkan untuk langsung siap kerja. Penerimaan dan dukungan luas dari berbagai pihak, di mana kampus ternama dan LPK berprestasi melihat kegiatan ini sebagai wadah strategis untuk menjangkau calon peserta didik yang sesuai dengan standar mereka.

Peran kami sebagai mediator yang efektif antara lembaga pendidikan tingkat menengah dengan institusi pendidikan tinggi dan pelatihan kerja, yang membantu membuka peluang lebih banyak bagi siswa dari berbagai latar belakang tutur  Intan Ita Rosita, S.Pd. selaku Wakasek Humas SMAN 1 Cireunghas.

Melalui Kampus Expo Edufair ini, SMAN 1 Cireunghas menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang peduli terhadap masa depan siswanya. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi jembatan bagi siswa untuk membangun harapan, merancang cita-cita, dan mewujudkan impian menuju masa depan yang lebih cerah

“Ada pun kurikulum perubahan yang dilakukan di SMAN 1 Cireughas Sukabumi yaitu Kurikulum yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan dunia kerja dan perguruan tinggi Penambahan mata pelajaran pendukung seperti "Keterampilan Literasi Ilmiah" dan "Pemrograman Dasar" sebagai pilihan mata pelajaran lokal, guna meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Integrasi materi ujian masuk perguruan tinggi ke dalam pembelajaran inti pada kelas XI dan XII, sehingga siswa tidak perlu belajar secara terpisah.Perubahan tata cara belajar yang lebih berpusat pada siswa Pemanfaatan teknologi digital lebih optimal, seperti penggunaan platform pembelajaran daring yang terintegrasi dengan asesmen berkala untuk memantau perkembangan belajar setiap siswa.Program tambahan untuk mendukung persiapan siswa

Kita berharap dengan perubahan dan tambahan ini, SMAN 1 Cireunghas dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta membekali siswa dengan bekal yang lebih komprehensif untuk menghadapi masa depan. Tutur Ernawati S,Pd M,Pd selaku kepala sekolah SMAN 1 Cireunghas.

 

Post a Comment

0 Comments