SMKN 2 Bandung Terapkan Learning Management System untuk Siswa Kelas XII

 

Onetunejabar.com – Bandung - SMKN 2 Bandung resmi menerapkan Learning Management System (LMS) sebagai platform utama pembelajaran bagi siswa kelas XII. Penerapan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperkuat transformasi digital pendidikan sekaligus meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar menjelang kelulusan.

Melalui LMS, seluruh materi pembelajaran, tugas, ujian, hingga pengumuman sekolah terintegrasi dalam satu sistem yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Siswa kelas XII dapat mengunduh modul, mengumpulkan tugas secara daring, serta mengikuti evaluasi berbasis digital dengan lebih tertib dan terdokumentasi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 2 Bandung menyampaikan bahwa penggunaan LMS memudahkan guru dalam mengelola kelas, memantau perkembangan belajar siswa, serta memberikan umpan balik secara cepat dan terukur. Selain itu, data hasil belajar tersimpan rapi sehingga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi akademik secara berkelanjutan.

Kebetulan juga, di kita itu yang kelas 12, itu kan ada yang sedang PKL,dan ada yang sudah di sekolah, setelah melaksanakan  caranya seperti apa? Dengan menggunakan learning management system yang kita punya, jadi blended systemnya, blended learning gitu. Itu mungkin kan untuk tantangan kedepannya itu terkait TK

Untuk learning management system, jadi nanti ada aktivitas-aktivitas yang kita susun, di platform digital itu seperti mengajar di kelas gitu. Bedanya apa? Online gitu. Bedanya mungkin kalau misalkan pertemuan di kelas, ketemu dengan gurunya,  tapi kita usahakan, pasti kan ada kelebihan, ada kekurangan ya,istilahnya tidak terpantau secara langsung, tapi kita usahakan setiap aktivitasnya itu disamakan dengan pertemuan di kelas. Tutur Dian Prayoga, S.Kom, staf Waka kurikulum SMKN 2 Bandung

Dian Prayoga, S.Kom, staf Waka kurikulum SMKN 2 Bandung

Bagi siswa, LMS dinilai membantu meningkatkan kemandirian belajar dan literasi digital. Akses terhadap materi yang terstruktur serta fitur diskusi daring mendorong interaksi yang lebih aktif antara guru dan siswa, sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja dan pendidikan lanjutan yang semakin berbasis teknologi.

Penerapan LMS di kelas XII juga mendukung kesiapan siswa dalam menghadapi ujian akhir dan sertifikasi kompetensi. Dengan sistem yang transparan dan terjadwal, proses penilaian menjadi lebih objektif, sementara guru dapat menyesuaikan metode pengajaran berdasarkan capaian belajar yang terpantau secara real time.

Ke depan, SMKN 2 Bandung berkomitmen untuk terus mengembangkan LMS dengan menambah konten interaktif, integrasi dengan industri, serta pelatihan berkelanjutan bagi pendidik. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran modern yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.

 

Post a Comment

0 Comments