Onetunejabar.com
Bandung - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Lingkungan di SMAN 23
Bandung, Kecamatan Antapani, berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh
antusiasme. Kegiatan ini menjadi momentum bagi ratusan peserta didik baru untuk
mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter positif sejak awal
memasuki jenjang pendidikan menengah. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar
berjalan edukatif, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk perundungan
maupun kekerasan.
Dalam pelaksanaannya, SMAN 23 Bandung
menerapkan nilai-nilai Panca Waluya sebagai
landasan utama pembentukan karakter peserta didik. Konsep tersebut diwujudkan
melalui penguatan nilai Cageur, Bageur, dan Pinter
yang menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang sehat secara
jasmani dan rohani, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan akademik dan
keterampilan yang baik. Melalui berbagai materi dan aktivitas selama MPLS, para
siswa diajak memahami pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian
terhadap lingkungan, serta menghormati sesama.
“Masa
pengenalan lingkungan sekolah di SMAN 23 antapani bandung tentunya
dimanafaatkan global situasi lingkungan sekolah itu seperti apa kami menerapkan
arahan dari Disdik Provinsi juga harapan dari Gubernur Jabar agar karakteristik
itu bisa terdidik dan mempunyai karakter Pancawaluya,yaitu karakter Cageur,Bageur,pinter
singer itu yang akan ditanamkan di MPLS,program ini sudah diperhitungkan apa
hasil dari MPLS sehingga siswa baru menjadi lebih baik,hasil akhir akan
tercipta karakter pancawaluya” tutur Rossi Rahayu, S.Pd., M.M selaku Kepala Sekolah
SMAN 23 Bandung.
Selain memperkenalkan budaya sekolah,
para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan
lingkungan, membangun semangat gotong royong, dan menciptakan suasana belajar
yang nyaman. Konsep ramah lingkungan diterapkan melalui berbagai kegiatan yang
menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan sekolah dan pelestarian lingkungan,
sehingga peserta didik tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran
untuk menjaga lingkungan sekitar.
“Alhamdulilah
MPLS di SMAN 23 berlangsung dengan lancar tentunya dengan berbagai program dan
acara baik di dalem sekolah materinya maupun melibatkan dari TNI POLRI dan Para
Alumni,akan tetapi tetap dengan konsep Pancawaluya yang harus diterapkan di
siswa baru penguatan karakter,total 440 siswa yang mengikuti MPLS ini sangat
antusias sehingga dalam pelaksanaanya banyak siswa yang terdorong akrab baik
dengan guru teman – teman baru bahkan dengan yang laiinya. Intinya para siswa
baru harus tahu betul lingkungan sekitar sekolah SMAN 23 juga tahu berprilaku
positif masa SMAN adanya beberapa aturan” tutur Momo Suratma, S.Pd. selaku
ketua MPLS SMAN 23 bandung.
Pihak SMAN
23 Bandung berharap, melalui MPLS Ramah Lingkungan yang mengedepankan
nilai-nilai Panca Waluya dan konsep Cageur, Bageur, Pinter,
seluruh peserta didik baru mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter,
santun, dan menghargai setiap orang. Dengan bekal tersebut, para siswa
diharapkan dapat menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi
akademik, tetapi juga memiliki etika, kepedulian sosial, serta mampu menjadi
teladan baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.



.jpeg)
0 Comments