Onetunejabar.com – Bandung
- Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Dr. Lukman,
S.T., M.Hum., menitipkan sejumlah target strategis kepada Rektor Universitas
Sangga Buana (USB) YPKP Bandung yang baru, Prof. Diana Sari, S.E., M.Mgt.,
PhD., yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Manajemen di
Universitas Padjadjaran.
Lukman mendorong Prof. Diana tidak berhenti pada pencapaian USB
YPKP sebagai perguruan tinggi dengan predikat unggul, tetapi menjadikan capaian
tersebut sebagai pijakan untuk membawa kampus tersebut menuju perguruan tinggi
unggul berkelas dunia.
Pesan itu disampaikan Lukman saat menghadiri pelantikan Rektor
USB YPKP Bandung periode 2026–2030, Prof. Diana Sari, di Aula USB YPKP, Jalan
K.H.P. Hasan Mustopa Nomor 68, Kota Bandung, Jumat (11/9/2026).
Prof. Diana dilantik menggantikan Dr. Didin Saepudin, S.E.,
M.Si., yang telah memimpin USB YPKP selama periode 2022–2026.
Menurut Lukman, predikat unggul yang diraih USB YPKP merupakan
capaian yang patut diapresiasi. Terlebih, dari 415 perguruan tinggi swasta
(PTS) di wilayah Jawa Barat dan Banten, baru 19 perguruan tinggi yang
menyandang predikat tersebut.
“Yang unggul itu sangat langka, karena di Jawa Barat dan Banten dari 415 perguruan tinggi swasta, yang unggul baru 19,” kata Lukman.Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak menjadi alasan bagi USB YPKP untuk cepat berpuas diri. Sebaliknya, predikat unggul harus menjadi modal untuk meningkatkan kualitas akademik, sumber daya manusia, program studi, penelitian, hingga reputasi perguruan tinggi di tingkat internasional.
“Prof. Diana sebagai rektor yang baru jangan berpuas diri
menjadi perguruan tinggi unggul. Masih ada kasta tertinggi, yaitu perguruan
tinggi unggul berkelas dunia,” ujarnya.
Lukman berharap Prof. Diana mampu melanjutkan fondasi yang telah
dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya sekaligus membawa USB YPKP naik ke level
yang lebih tinggi.
“Harapan kami adalah bagaimana Prof. Diana ini bisa membawa
Sangga Buana menjadi perguruan tinggi unggul yang berkelas dunia,” katanya.
Salah satu agenda yang
secara khusus dititipkan Lukman kepada rektor baru adalah penguatan sumber daya
manusia, terutama peningkatan jenjang karier dosen.
Ia mendorong USB YPKP memperbanyak jumlah profesor sebagai
bagian dari penguatan kapasitas akademik di setiap program studi.
Bahkan, Lukman menyebut idealnya setiap program studi memiliki
seorang profesor.
“Yang pertama adalah mohon bisa meningkatkan jenjang karier
dosen, khususnya memperbanyak profesor. Idealnya dari 16 program studi ada 16
profesor,” ungkapnya.
Selain profesor, USB YPKP juga didorong meningkatkan jumlah
dosen berkualifikasi doktor (S3).
Menurut Lukman,
penguatan kualitas dan jenjang akademik dosen menjadi fondasi penting bagi
perguruan tinggi yang ingin meningkatkan mutu pembelajaran, penelitian, serta
reputasi akademiknya.
Bidik Prodi Kesehatan hingga
Program Doktor
Tidak hanya sumber daya manusia, Lukman juga mendorong USB YPKP
memperluas bidang keilmuan melalui pembukaan dan pengembangan program studi
baru.
Sektor kesehatan dan kedokteran menjadi salah satu bidang yang
dinilai potensial untuk dikembangkan. Di sisi lain, pembukaan lebih banyak
program doktor (S3) juga dinilai penting untuk memperkuat ekosistem akademik
USB YPKP.
Lukman berharap USB YPKP ke depan tidak hanya bertumpu pada
jumlah mahasiswa jenjang sarjana (S1), tetapi juga mampu meningkatkan jumlah
mahasiswa pada jenjang magister (S2) dan doktor (S3).
“Diharapkan prodi-prodi terkait dengan prodi kesehatan,
kedokteran, dan juga prodi-prodi S3, sehingga perguruan tinggi ini bukan hanya
pada kuantitas mahasiswa yang S1, tapi bisa ditingkatkan menjadi S2 dan S3,”
tuturnya.
Ia juga memberikan
apresiasi terhadap kepemimpinan rektor sebelumnya yang dinilai berhasil membawa
USB YPKP mencapai predikat perguruan tinggi unggul.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan fondasi yang harus
dipertahankan sekaligus dikembangkan oleh kepemimpinan Prof. Diana.
“Rektor terdahulu sudah punya hasil yang bagus dengan membawa
Sangga Buana ini menuju kampus yang unggul. Tinggal bagaimana dilanjutkan bisa
menjadi kampus yang unggul dan berkelas dunia,” pungkasnya.
Ketua DPRD Jabar Dorong
Kolaborasi
Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Barat, Dr. Buky Wibawa Karya
Guna, M.Si., yang juga hadir, berharap di bawah kepemimpinan Prof. Diana, USB
YPKP semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar
terhadap pembangunan di Jawa Barat.
Menurut Buky, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam
mencetak sumber daya manusia yang kompeten sekaligus menjadi mitra pemerintah
dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan.
“Untuk Sangga Buana
semakin maju, semakin baik, semakin dapat melahirkan lulusan yang kompeten,”
kata Buky.
Ia menilai Jawa Barat memiliki banyak perguruan tinggi
berkualitas yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Karena itu,
kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat.
“Mudah-mudahan juga perguruan tinggi ini bisa memberikan
kontribusi yang lebih besar lagi terhadap perkembangan dan pembangunan di
Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Buky menegaskan, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah
menjadi salah satu kunci untuk memperbesar kontribusi institusi pendidikan
tinggi terhadap pembangunan Jawa Barat.
“Kolaborasi antara pemerintah dengan perguruan tinggi saya kira
harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.

.jpeg)



0 Comments