Onetunejabar.com - Kota Cimahi -
Persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMAN 2 Kota Cimahi baru
mencapai sekitar 30 persen. Persiapan sejauh ini mencakup administrasi
kepanitiaan, webinar, serta pendataan untuk menentukan mata pelajaran pilihan
siswa.
Plt Kepala SMAN 2 Cimahi Nia Kurnia
Setiawati, S.Pd., mengatakan, sekolah juga akan menggelar sosialisasi
pelaksanaan TKA kepada siswa pada besok hari.
"Jadi, sampai saat ini
persiapan mungkin baru 30%-an," kata Nia kepada majalahsora.com, Kamis
(3/9/2026).
Menurutnya, sosialisasi diperlukan
karena pelaksanaan TKA tahun ini tidak hanya berkaitan dengan validasi nilai
rapor. Pelaksanaan TKA juga akan disatukan dengan Asesmen Nasional Berbasis
Komputer (ANBK) dan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).
Jika pada tahun sebelumnya ANBK dan TKA dilaksanakan secara terpisah, tahun ini keduanya disatukan dalam rangkaian pelaksanaan yang sama.
Karena itu, Nia menilai siswa perlu
memahami bahwa TKA tidak hanya mengukur kapasitas akademik. Pelaksanaan
tersebut juga berkaitan dengan pengukuran sejauh mana sekolah memfasilitasi
siswa dalam proses pembelajaran.
Sementara itu, Rahmat Sulaeman, S.Pd., mengatakan persiapan TKA di SMAN 2 Cimahi telah dimulai sejak Agustus. Langkah tersebut dilakukan agar sekolah memiliki waktu persiapan yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kenapa dari Agustus? Karena
supaya persiapannya lebih matang lagi. Karena di tahun kemarin itu kami
terkendala karena waktunya yang mepet," kata Rahmat.
Salah satu hal yang menjadi
perhatian sekolah adalah pemilihan mata pelajaran pilihan. Pada pelaksanaan
tahun sebelumnya, waktu pemilihan dinilai cukup mepet sehingga masih ada siswa
yang kebingungan menentukan mata pelajaran sesuai dengan jurusan yang akan
dipilih di perguruan tinggi.
Untuk mengantisipasi persoalan
tersebut, sekolah telah membuat kuesioner melalui Google Form dan membagikannya
kepada siswa. Sosialisasi dan pemantapan pilihan mata pelajaran selanjutnya
akan dilakukan untuk memastikan siswa lebih siap menghadapi TKA.
Rahmat mengatakan, langkah tersebut
merupakan bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya. Sekolah
juga akan mempersiapkan pemantapan materi TKA bagi siswa.
Dari sisi fasilitas, SMAN 2 Cimahi
menyatakan kesiapan perangkat komputer relatif aman. Sekolah memiliki 72 unit
komputer yang ditambah perangkat cadangan.
Pelaksanaan TKA di sekolah tersebut
nantinya dibagi menjadi dua gelombang. Setiap gelombang terdiri atas tiga sesi
karena SMAN 2 Cimahi memiliki dua laboratorium, sedangkan jumlah rombongan
belajar mencapai 12 kelas.
Untuk simulasi, pelaksanaan
dijadwalkan pada 21-27 September. Sementara pelaksanaan TKA dijadwalkan
berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November, sesuai pembagian
gelombang.
Meski fasilitas komputer dinilai
mencukupi, sekolah masih mengantisipasi persoalan kelistrikan. Rahmat
mengatakan kekhawatiran tersebut muncul karena jumlah siswa per kelas meningkat
sehingga penggunaan kipas angin juga bertambah.
"Ketakutannya kalau dibarengi dengan siswa yang aktif sekolah, terus ada TKA juga, ketakutan listrik karena sering mati," kata Rahmat.
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah
siswa per kelas membuat kebutuhan daya listrik ikut bertambah. Kondisi tersebut
menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sekolah menjelang pelaksanaan
TKA

.jpeg)
.jpeg)

0 Comments