Ujian adalah Bagian dari Kehidupan, Ustadz Harry Sadikin Ajak Santri Perkuat Kesabaran

 

Majelis Taklim Al Jabbar 86

Onetunejabar -  Bandung - Majelis Taklim Al Jabbar 86 yang dipimpin oleh DR H.Andri Wilman kembali menggelar kegiatan kajian ilmu dan santunan rutin bulanan bagi santri yatim piatu dan dhuafa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan sekaligus upaya mempererat kepedulian terhadap sesama. Dalam kesempatan ini, kajian menghadirkan Ustadz Harry Sadikin S.Sos dengan tema “Ujian adalah Bagian dari Kehidupan.”

Dalam tausiyahnya, Ustadz Harry Sadikin menyampaikan bahwa setiap manusia akan menghadapi berbagai ujian dalam perjalanan hidup. Ujian tidak selalu hadir dalam bentuk kesulitan, tetapi juga dapat berupa kenikmatan, keberhasilan, harta, maupun berbagai kondisi yang menguji keimanan dan kesabaran seseorang. Karena itu, setiap ujian perlu dihadapi dengan sikap sabar, ikhtiar, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ustadz Harry Sadikin S.Sos 

beberapa hadis utama mengenai manfaat dan hikmah di balik ujian atau cobaan dari Allah SWT:

1. Sebagai Penghapus Dosa dan Kesalahan

“Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu penyakit, kelelahan, kesedihan, gangguan, atau kesusahan, bahkan duri yang melukainya, melainkan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya karenanya."(HR. Bukhari Muslim)

“Seorang mukmin, baik laki-laki maupun perempuan, akan terus-menerus mendapatkan cobaan pada dirinya, anaknya, maupun hartanya hingga ia menghadap Allah tanpa membawa dosa."(HR Tirmidzi)

2.Tanda Cinta dan Kasih Sayang Allah

Riwayat Ibnu “Sesungguhnya besarnya pahala sebanding dengan besarnya ujian. Dan apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka. Barang siapa yang rida, maka baginya rida Allah, dan barang siapa yang murka (tidak rida), maka baginya kemurkaan Allah."(HR Ibnu Majah)

3.Mengangkat Derajat di Sisi Allah

Hadis Riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad: Rasulullah SAW pernah ditanya tentang manusia mana yang paling berat ujiannya. Beliau bersabda: "Para nabi, kemudian orang-orang yang semisal dengan mereka, lalu orang-orang yang semisal dengan mereka. Seseorang akan diuji sesuai dengan tingkat keagamaannya..."

Santunan ke salah satu pondok binaan mt al jabbar 86 

Asep Supritana, salah satu member MT Al-Jabbar 86 mengungkapkan, banyak manfaat yang dirasakan sejak dirinya bergabung.

“Saya pribadi ikut disini sudah kurang lebih 15 tahunan. Dari awal anak asuh kita hanya beberapa orang, alhamdulillah kini mencapai tujuh ratusan tersebar di pondok pesantren di Jabar. Hikmahnya banyak banget, perubahan-perubahan yang kita rasakan, terutama bagaimana MT Al-Jabbar 86 ini bisa bermanfaat terutama bagi anak-anak panti dan kaum dhuafa,” papar Asep menjawab PJ disela Kajian Ilmu dan Santunan Rutin Bulanan binaan MT Al-Jabbar 86 di Bandung, Sabtu 19 September 2026.

Muna - Santriwati Pondok Salman

“Saya sangat senang sekali dengan adanya kajian yang di gelar dalam 1 bulan sekali yang diadakan oleh MT Al Jabbar 86 sehingga kita bisa bersilahturahmi dengan sesama pondok binaan yang laiinya dan mendengar kan tausiah serta mempelajari dan diterapkan dalam kehidupan,adapun temanya adalah tentang ujian dalam kehidupan dimana kita alam dunia pasti ada ujian oleh sebab itu kita harus sabar dan evaluasi diri” tutur Muna selaku Santriwati Pondok Salman

DR H Andri Wilman - Ketua Umum MT AL Jabbar 86

Melalui kajian tersebut, para santri binaan MT Al Jabbar 86 diajak untuk memahami bahwa ujian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Setelah kajian, kegiatan dilanjutkan dengan santunan rutin bagi santri yatim piatu dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian di tengah masyarakat.


Post a Comment

0 Comments